Blog Kesehatan Dan Kecantikan

Waktu Terbaik Pasang Gigi Palsu Dan Fungsi Gigi Palsu

Gigi tiruan atau gigi palsu merupakan salah satu alat pendukung yang berguna untuk mengembalikan fungsi gigi seperti semula. Sebagaimana diketahui, terjadinya gangguan pada fungsi gigi dapat berakibat pada gangguan kesehatan secara keseluruhan, apalagi apabila dibiarkan tanpa penanganan segera. Namun demikian, ketika memutuskan melakukan penggantian gigi asli dengan gigi tiruan juga harus memperhatikan waktu terbaik pemasangan gigi palsu agar gangguan pada gigi tidak berkembang pada kondisi yang makin parah.

Kapan waktunya?

Berikut ini waktu terbaik pemasangan gigi palsu yang bisa dijadikan acuan bagi mereka yang ingin melakukan pergantian gigi sebagaimana diolah dari berbagai sumber, yaitu:
  • Tanggal. Gigi sudah mengalami tanggal atau copot, baik karena pencabutan gigi atau tanggal karena kecelakaan. Gigi yang tanggal karena pencabutan gigi sebaiknya segera melakukan penggantian gigi dengan gigi tiruan lekatan atau gigi tiruan lepasan. Penggantian gigi ini dimaksudkan untuk menghindari terjadinya kemungkinan perubahan susunan gigi yang terjadi dalam jangka panjang. Perubahan susunan gigi yang mungkin terjadi adalah berubahnya arah gigi atau pembelokan arah gigi yang mengakibatkan berubahnya susunan rongga gigi.
  • Hancur. Gigi asli hancur yang bisa saja disebabkan terjadinya pengeroposan. Gigi yang keropos disebabkan oleh kurangnya konsumsi makanan yang mengandung mineral kalsium, fosfor dan magnesium. Keropos pada gigi juga bisa saja disebabkan oleh tumpukan plak pada sepanjang garis gusi yang rentan memicu terjadinya penumpukan bakteri dan kuman.
  • Goyang. Gigi mengalami goyang yang mengganggu fungsi pengunyahan. Gigi goyang bisa disebabkan oleh gigi keropos, penurunan kekuatan akar gigi atau juga bisa disebabkan penurunan permukaan gusi.
  • Radang. Radang pada gusi yang disebabkan gingivitis dan berpotensi menyebabkan kerusakan struktur gigi secara keseluruhan. Apabila dibiarkan, jaringan tulang gigi akan mengalami pengeroposan dan penipisan sehingga menimbulkan kesulitan pemasangan gigi lekatan sistem tanam.
Demikianlah penentuan waktu terbaik pemasangan gigi palsu yang didasarkan pada kondisi gigi. Namun demikian sebelum melakukan pemasangan gigi palsu sistem lekatan, yang perlu dipertimbangkan adalah kondisi jaringan tulang gigi, jenis bahan serta metode penanaman. Apabila memutuskan sistem tanam dengan pengeboran, maka yang perlu diperhatikan adalah ketebalan jaringan tulang gigi yang mencakup apakah masih tebal atau bahkan sudah menipis. Semoga bermanfaat.


Gigi yang tanggal seringkali menjadikan permasalahan tersendiri bagi pemiliknya. Selain rasa tidak nyaman, pemilik gigi juga harus mempertimbangkan penggunaan gigi palsu untuk menggantikannya, walaupun mungkin biaya yang dikeluarkan juga cukup mahal. Beberapa fungsi gigi palsu berikut ini mungkin bisa dijadikan pertimbangan pentingnya menggunakan gigi palsu.

Apa saja fungsinya?

Berikut ini beberapa fungsi gigi palsu sebagaimana diolah dari berbagai sumber, yaitu:
  1. Mastikasi. Fungsi mastikasi adalah proses penghancuran makanan melalui pengunyahan makanan secara mekanik dengan menggantikan peran gigi asli.
  2. Fonasi. Fungsi fonasi adalah fungsi pelafalan atau pengucapan kata-kata atau huruf yang mengalami perubahan bunyi akibat gigi yang tanggal, sehingga fungsi bicara menjadi normal kembali.
  3. Estetika. Fungsi estetika berhubungan dengan penampilan tubuh secara keseluruhan, sehingga penampilan akan makin bertambah menarik dengan penggunaan gigi palsu, terutama pada gigi bagian depan yang tidak tampak menarik apabila dibiarkan tanggal atau bogang.
  4. Kesehatan. Kondisi kesehatan jaringan rongga gigi akan tetap terpelihara dengan baik dibandingkan rongga gigi yang dibiarkan melompong. Rongga gigi yang dibiarkan melompong akan berpengaruh pada perubahan posisi gigi pada jangka panjang.
  5. Percaya diri. Rasa kepercayaan pada diri sendiri akan makin meningkat seiring dengan perbaikan penampilan gigi, sehingga mudah bersosialisasi dalam masyarakat.
  6. Awet muda. Terjadinya rongga terbuka pada gigi yang diakibatkan tanggalnya gigi dapat menyebabkan otot wajah terlihat kendur jika tidak ada topangan dari gigi maupun gigi tiruan. Akibatnya, wajah menjadi terlihat lebih tua.
  7. Stabilitas. Struktur rongga mulut akan tetap terjaga dalam kondisi stabil. Pada bagian gigi yang tanggal biasanya gigi yang ada di sebelahnya atau berlawanan dengan posisi gigi yang tanggal tersebut  terjadi pembelokan arah gigi. Bila pergerakan gigi terjadi, susunan gigi menjadi tidak beraturan dan akan menimbulkan masalah lain, seperti radang gusi akibat kotoran yang terselip.
  8. Pencegah sakit kepala. Pada beberapa orang, terganggunya proses pengunyahan makanan pada gigi yang tanggal dapat memicu terjadinya sakit kepala. Hal ini dipicu oleh terjadinya gangguan pada otot pengunyahan, otot muka dan temporomandibular joint atau sendi TMJ yang berhubungan dengan kontak gigi geligi.
Demikianlah beberapa fungsi gigi palsu yang digunakan untuk menggantikan peran gigi asli yang telah tanggal atau mengalami kerusakan. Semoga bermanfaat.
Tag : gigi

Back To Top